Langsung ke konten utama

SCREENING

PROSEDUR DAN TAHAP SCREENING
POTENSI KIMIA BAHAN ALAM




Oleh
AGUSTRI MANDA SARI : A1C117035
DOSEN PENGAMPU

Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si




PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENGETAHUAN
UNIVERSITAS JAMBI
2019


 

   Sebelum melanjutkan membaca jurnal ini, alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu screening  fitokimia. Screening fitokimia merupakan cara untuk mengidentifikasi bioaktif yang belum tampak melalui tes atau pemeriksaan yang mampu memisahkan antara bahan alam yang mengandung fitokimia dan bahan alam yang tidak mengandung fitokimia dengan cepat.
 
   Uji fitokimia
Uji pendahuluan dimaksudkan untuk mengetahui golongan senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak methanol. Uji pendahuluan ini merupakan uji fitokimia yang meliputi pemeriksaan alkaloid, flavonoid, steroid, terpenoid, saponin dan tannin.

Pemeriksaan Alkaloid. Senyawa alkaloid dalam sampel dapat diketahui keberadaanya dengan cara menambahkan lima tetes klorofoam dan beberapa tetes pereaksi mayer ke dalam 1 mL ekstrak sampel. Terbentuknya endapan putih adalah tanda adanya alkaloid.

Pemeriksaan Flavonoid. Pemeriksaan senyawa flavonoid dilakukan dengan cara menambahkan satu gram serbuk Mg dan 10 mL HCL pekat ke dalam 1 mL ekstrak sampel. Perubahan warna larutan menjadi kuning atau merah menandakan adanya senyawa flavonoid.

Pemeriksaan steroid dan Terpenoid. Pemeriksaan senyawa ini dilakukan dengan cara menambahkan pereaksi Liberman Buchard ke dalam 1 mL ekstrak sampel.  Jika warna berubah menjadi biru atau ungu menandakan adanya senyawa steroid. Sedangkan apabila berubah menjadi merah atau kuning menandakan adanya senyawa terpenoid.

Pemeriksaan Tanin. Pemeriksaan senyawa tannin dilakukan dengan cara menambahkan beberapa tetes FeCl3 1% ke dalam satu mL sampel. Perubahan warna menjadi biru tua menunjukkan adanya senyawa fenolik. Kemudian ditambahkan senyawa 0,5 mL gelatin 2% jika terbentuk endapan menandakan positif adanya senyawa tannin.

Pemeriksaan Saponin. Pemeriksaan senyawa saponin menggunakan metode forth dilakukan dengan cara memasukkan satu mL ekstrak sampel ke dalam tabung reaksi  kemudian ditambahkan 10 mL akuades lalu dikocok selama 30 detik. Apabila terbentuk busa yang mantap (tidak hilang selama 30 detik) maka identifikasi menunjukkan adanya saponin.  

Pertanyaan :
1. Bagaimanakah cara menentukan pemeriksaan alkaloid?
2. Berdasarkan jurnal di atas, apa saja yang termasuk uji pendahuluan dari fitokimia?
3. Warna apakah yang dihasilkan dalam uji fitokimia pemeriksaan tanin?

Komentar

  1. Saya Friska Utami (A1C117021) Reguler A. Saya akan menjawab pertanyaan no.2. Uji pendahuluan dari fitokimia meliputi pemeriksaan alkaloid, flavonoid, steroid, terpenoid, saponin dan tannin.

    BalasHapus
  2. Perkenalkan saya Novela Melinda (A1C117007) kelas reguler A. Saya ingin mencoba menjawab pertanyaan nomor 3. Warna yang dihasilkan uji fitokimia pemeriksaan tanin yaitu biru tua

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Assalamualaikum Manda,
    Saya Enung Sundari dengan NIM A1C117056 akan mencoba menjawab pertanyan no 1. dimana Cara menentukan pemeriksaan alkaloid yaitu dengan menambahkan lima tetes klorofoam dan beberapa tetes pereaksi mayer ke dalam 1 mL ekstrak sampel. Terbentuknya endapan putih adalah tanda adanya alkaloid.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL KIMIA ORGANIK I REAKSI ALKOHOL DAN FENOL

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1 REAKSI REAKSI ALKOHOL DAN FENOL Oleh AGUSTRI MANDA SARI : A1C117035 DOSEN PENGAMPU Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENGETAHUAN UNIVERSITAS JAMBI 2019 I.Judul                          : Reaksi - Reaksi Alkohol dan Fenol II.Hari, Tanggal           : Sabtu, 30 Maret 2019 III.Tujuan                     : Adapun tujuan dilakukannya praktikum yaitu : 1. Untuk memahami dan mengetahui perbedaan sifat-sifat antara alkohol dan fenol 2. Untuk memahami dan mengetahui jenis-jenis reaksi dan pereaksi yang digunakan untuk membedakan antara senyawa-senyawa alkoho...

KIMIA BAHAN ALAM PENYEDAP RASA

      KIMIA BAHAN ALAM UNTUK MAKANAN, MINUMAN DAN PENYEDAP RASA           Flavor adalah persepsi biologis, yaitu sensasi yang dihasilkan dari bahan yang ada  pada mulut. Flavor pada prinsipnya dapat diterima oleh reseptor aroma pada hidung dan reseptor rasa dalam mulut. Flavor seperti yang ada pada buah-buahan dan sayur-sayuran merupakan hasil dari produk sekunder dari berbagai jenis jalur metabolism. Metabolit sekunder berasal dari metabolit primer seperti protein, karbohidrat dan lemak dan biasanya tidak langsung memberi citarasa. Contoh metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, phenol dan senyawa aromatik yang dapat disintesa dari metabolit asam amino primer yaitu  phenylalanine, tyrosine, dan tryptophan. Pada dasarnya flavor dapat dibedakan jadi tiga berdasarkan sumbernya yaitu alami, proses dan buatan. Yang alami contohnya senyawa terpene yang ada pada rempah-rempah. Pada proses fermentasi dihasilka...

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1 REAKSI-REAKSI ALDEHIDA DAN KETON Oleh AGUSTRI MANDA SARI : A1C117035 DOSEN PENGAMPU Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENGETAHUAN UNIVERSITAS JAMBI 2019 VIII .  Data Pengamatan 8.1 Uji Cermin Kaca, Tollens No Perlakuan Hasil 1 Tabung 1 berisi 1ml Tollens + 2 tetes Benzaldehid Tidak bereaksi 2 Tabung 2 berisi 1ml Tollens + 2 tetes Aseton Tidak bereaksi 3 Tabung 3 berisi 1ml Tollens + 2 tetes Sikloheksanon Tidak bereaksi 4 Tabung 4 berisi 1ml Tollens + 2 tetes Formalin Terbentuk cermin 5 Tabung 1 dipanaskan ± 5 menit Terbentuk cermin 6 Tabung 2 dipanaskan ± 10 menit Tidak bereaksi 7 Tabung 3 dipanaskan ± 10 menit Tidak bereaksi ...