Langsung ke konten utama

KIMIA BAHAN ALAM VITAMIN

 Vitamin-Vitamin Esensial dari Bahan Alam


Vitamin adalah adalah sebuah zat senyawa kompleks yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia yang mempunyai fungsi untuk mambantu pengaturan atau suatu sebuah proses kegiatan tubuh. Tanpa vitamin, manusia, hewan dan makhluk hidup lainnya tidak akan bisa melakukan suatu aktifitas hidup dan kekurangan vitamin bisa mengakibatkan memperbesar sebuah peluang terkena penyakit pada tubuh kita. Vitamin esensial adalah komponen organik yang dibutuhkan oleh tubuh untuk organ dan sistem fungsi normal, dan harus dicerna melalui makanan yang kita makan atau melalui dirancang dengan sintetis suplemen vitamin. ubuh kita tidak memproduksi vitamin esensial, yang bertindak sebagai katalis dalam tubuh untuk mendorong reaksi kimia yang memastikan perkembangan dan pertumbuhan sel-sel, yang pada gilirannya membuat jaringan dan membuat organ-organ dan sistem organ dalam tubuh dan mengontrol fungsi dari segala sesuatu dari otak kita untuk hati kita untuk otot-otot kita. Satu-satunya vitamin yang dibuat oleh tubuh adalah Vitamin D, tetapi semua yang lain dapat diberikan melalui makanan dan suplemen kapsul, pil atau bubuk.

Vitamin merupakan salah satu zat senyawa kompleks yang sangat diperlukan oleh tubuh kita yang berfungsi sebagai pembantu pengaturan atau proses kegiatan tubuh. Tanpa adanya vitamin, manusia, hewan dan makhluk hidup lainnya tidak akan dapat melakukan aktifitas hidup sehari-hari dengan baik

Jenis-Jenis Vitamin berdasarkan kelarutannya :

Vitamin yang larut dalam lemak

Vitamin A

Vitamin A, yang juga dikenal dengan nama retinol, merupakan vitamin yang berperan dalam pembentukkan indra penglihatan yang baik, terutama di malam hari, dan sebagai salah satu komponen penyusun pigmen mata di retina. Selain itu, vitamin ini juga berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan imunitas tubuh.Vitamin ini bersifat mudah rusak oleh paparan panas, cahaya matahari, dan udara.

Vitamin ini mempunyai fungsi untuk meningkatkan sebuah daya tahan tubuh terhadap penyakit dan pertumbuhan epitel serta untuk regenerasi rodopsin dalam retina. Vitamin A dapat ditemukan dalam makanan susu seperti susu, keju dan krim, serta buah-buahan dan sayuran seperti ubi jalar, brokoli dan melon. Ketika datang ke Vitamin A, terang warna buah atau sayuran, semakin banyak beta karoten-yang dikandungnya, yang mengubah menjadi Vitamin A dalam tubuh sangat dianjurkan. Vitamin A bertanggung jawab untuk penglihatan yang baik dan tulang yang kuat dan juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Vitamin D 

Bagian tubuh yang paling banyak dipengaruhi oleh vitamin ini adalah tulang. Vitamin D ini dapat membantu metabolisme kalsium dan mineralisasi tulang. Sel kulit akan segera memproduksi vitamin D saat terkena cahaya matahari (sinar ultraviolet).


Vitamin D penting untuk pertumbuhan kulit dan dapat ditemukan dalam produk susu seperti susu sebagian, mentega dan keju, serta sereal dan ikan.

Vitamin E

Vitamin E berperan dalam menjaga kesehatan berbagai jaringan di dalam tubuh, mulai dari jaringan kulit, mata, sel darah merah hingga hati. Selain itu, vitamin ini juga dapat melindungi paru-paru manusia dari polusi udara. Nilai kesehatan ini terkait dengan kerja vitamin E di dalam tubuh sebagai senyawa antioksidan alami.
 

Vitamin E dapat membantu mencegah penuaan dini pada kulit, menyembuhkan kulit dan membantu sel-sel tertentu dalam tubuh untuk melawan infeksi dan kerusakan sel. Vitamin E dapat ditemukan dalam kacang-kacangan dan biji-bijian serta bayam dan asparagus dan sayuran berdaun hijau lainnya, serta beberapa minyak nabati.

Vitamin K

Vitamin K banyak berperan dalam pembentukan sistem peredaran darah yang baik dan penutupan luka. Selain itu, vitamin K juga berperan sebagai kofaktor enzim untuk mengkatalis reaksi karboksilasi asam amino asam glutamat. Oleh karena itu, penting untuk banyak mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin K yang baik bagi pemenuhan kebutuhan di dalam tubuh. Sel darah merah, terbentuk sempurna oleh kontribusi vitamin B, C, dan E, serta asam para-aminobenzoat.
 

Vitamin K sangat penting untuk pembekuan darah dan dapat mencegah perdarahan dan pendarahan internal. Vitamin K dapat ditemukan dalam makanan seperti bayam, kedelai dan kubis.



Vitamin yang larut dalam air

Vitamin C

Vitamin C juga berperan sebagai senyawa pembentuk kolagen yang merupakan protein penting penyusun jaringan kulit, sendi, tulang, dan jaringan penyokong lainnya. Vitamin C merupakan senyawa antioksidan alami yang dapat menangkal berbagai radikal bebas dari polusi di sekitar lingkungan kita. Terkait dengan sifatnya yang mampu menangkal radikal bebas, vitamin C dapat membantu menurunkan laju mutasi dalam tubuh sehingga risiko timbulnya berbagai penyakit degenaratif, seperti kanker, dapat diturunkan.
itamin C juga berperan sebagai senyawa pembentuk kolagen yang merupakan protein penting penyusun jaringan kulit, sendi, tulang, dan jaringan penyokong lainnya. Vitamin C merupakan senyawa antioksidan alami yang dapat menangkal berbagai radikal bebas dari polusi di sekitar lingkungan kita. Terkait dengan sifatnya yang mampu menangkal radikal bebas, vitamin C dapat membantu menurunkan laju mutasi dalam tubuh sehingga risiko timbulnya berbagai penyakit degenaratif, seperti kanker, dapat diturunkan. 

Vitamin C (juga disebutasam askorbat) dapat ditemukan di semua buah jeruk seperti jeruk, lemon dan limau, serta stroberi. Sayuran yang mengandung Vitamin C termasuk lobak, tomat dan kentang. Susu dan ikan juga mengandung Vitamin C, penting untuk penyembuhan luka, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, penyembuhan infeksi dan membantu sel-sel terus bersama-sama.

Vitamin B


Secara umum, golongan vitamin B berperan penting dalam metabolisme di dalam tubuh, terutama dalam hal pelepasan energi saat beraktivitas. Hal ini terkait dengan peranannya di dalam tubuh, yaitu sebagai senyawa koenzim yang dapat meningkatkan laju reaksi metabolisme tubuh terhadap berbagai jenis sumber energi. 
Beberapa jenis vitamin yang tergolong dalam kelompok vitamin B ini juga berperan dalam pembentukan sel darah merah (eritrosit). Sumber utama vitamin B berasal dari susu, gandum, ikan, dan sayur-sayuran hijau.


Vitamin B1


Vitamin B1, yang dikenal juga dengan nama tiamin, merupakan salah satu jenis vitamin yang memiliki peranan penting dalam menjaga kesehatan kulit dan membantu mengkonversi karbohidrat menjadi energi yang diperlukan tubuh untuk rutinitas sehari-hari. Di samping itu, vitamin B1 juga membantu proses metabolisme protein dan lemak.


Vitamin B2

Vitamin B2, juga dikenal sebagai riboflavin bekerja sama dengan vitamin B kompleks lainnya dan dapat ditemukan dalam kacang-kacangan, kacang-kacangan, produk susu dan daging tanpa lemak. Riboflavin membantu dengan produksi sel darah merah, mendorong pertumbuhan tubuh dan melepaskan energi dari karbohidrat.


Vitamin B3

 

Niacin, juga dikenal sebagai Vitamin B3 dapat ditemukan pada unggas, ikan dan daging tanpa lemak serta telur dan kacang-kacangan dan produk susu seperti susu dan keju. Niasin membantu tubuh menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol untuk kesehatan jantung, membantu meningkatkan fungsi sistem pencernaan dan metabolisme lemak, menjaga kadar gula darah, tekanan darah tinggi, penyembuhan migrain, dan vertigo. Berbagai jenis senyawa racun dapat dinetralisir dengan bantuan vitamin ini

Vitamin B6

Vitamin B 6, juga disebut piridoksin, diperlukan untuk fungsi sistem kekebalan tubuh yang memadai dan untuk membantu dengan fungsi saraf dan pembentukan sel darah merah. Vitamin B6 dapat ditemukan dalam makanan seperti kacang-kacangan, kacang-kacangan, telur, ikan, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Vitamin B12

Vitamin B12 sangat penting untuk pembentukan sel darah merah dan meningkatkan nafsu makan dan serta pertumbuhan pada anak-anak. Vitamin B12 dapat ditemukan dalam kerang, daging, unggas, telur, dan produk susu seperti susu.

 

Permasalahan :
1. Kita tahu bahwa kebutuhan tubuh akan vitamin bukanlah dalam jumlah banyak. Akan tetapi apabila kekurangan vitamin akan berdampak tidak baik bagi tubuh manusia. Vitamin B12 merupakan vitamin yang hanya ditemukan pada hewan, sedangkan pada tumbuhan tidak ditemukan. Menurut Anda bagaimana peran vitamin ini pada seseorang yang vegetarian ?

2. Vitamin B1 merupakan vitamin esensial jenis vitamin yang larut di dalam air. Selain berperan dalam proses metabolisme ia juga mampu menjaga kesehatan kulit dan mengkonversi karbohidrat menjadi energi untuk beraktifitas sehari-hari. Jika ditinjau dari segi strukturnya apa yang menyebabkan vitamin ini mampu mengkonversi karbohidrat dalam tubuh?

3.   Pada dasarnya vitamin C dapat larut dalam air, sedangkan vitamin E larut dalam lemak. Dan struktur maupun media kelarutan dari keduanya berbeda, lalu mana diantara kkeduanya yang lebih berpotensi untuk dimanfaatkan di bidang kecantikan?

Komentar

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  4. No 1 vitamin B12 hanya diproduksi oleh hewan, jadi vitamin B12 tidak mempunyai fungsi pada seorang yang vegetarian. Sehingga seorang yang vegetarian ini kekurangan sel darah dalam tubuh

    BalasHapus
  5. No.3 vitamin C dan vitamin E bila digunakan dalam bidang yang sama seperti kecantikan tidak mempengaruhi manfaat dari keduanya karna akan memberikan manfaatnya masing-masing pada kulit.

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. 2. Menurut saya, Vitamin B1 atau tiamin ini pada jaringan hewan disebut tiamin penafosfat yang merupakan koenzim pada metabolisme karbohidrat yang melibatkan pengangkutan dan transfer, gugus aldehida dari molekul donor yang menjadi molekul penerima.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL KIMIA ORGANIK I REAKSI ALKOHOL DAN FENOL

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1 REAKSI REAKSI ALKOHOL DAN FENOL Oleh AGUSTRI MANDA SARI : A1C117035 DOSEN PENGAMPU Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENGETAHUAN UNIVERSITAS JAMBI 2019 I.Judul                          : Reaksi - Reaksi Alkohol dan Fenol II.Hari, Tanggal           : Sabtu, 30 Maret 2019 III.Tujuan                     : Adapun tujuan dilakukannya praktikum yaitu : 1. Untuk memahami dan mengetahui perbedaan sifat-sifat antara alkohol dan fenol 2. Untuk memahami dan mengetahui jenis-jenis reaksi dan pereaksi yang digunakan untuk membedakan antara senyawa-senyawa alkoho...

KIMIA BAHAN ALAM PENYEDAP RASA

      KIMIA BAHAN ALAM UNTUK MAKANAN, MINUMAN DAN PENYEDAP RASA           Flavor adalah persepsi biologis, yaitu sensasi yang dihasilkan dari bahan yang ada  pada mulut. Flavor pada prinsipnya dapat diterima oleh reseptor aroma pada hidung dan reseptor rasa dalam mulut. Flavor seperti yang ada pada buah-buahan dan sayur-sayuran merupakan hasil dari produk sekunder dari berbagai jenis jalur metabolism. Metabolit sekunder berasal dari metabolit primer seperti protein, karbohidrat dan lemak dan biasanya tidak langsung memberi citarasa. Contoh metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, phenol dan senyawa aromatik yang dapat disintesa dari metabolit asam amino primer yaitu  phenylalanine, tyrosine, dan tryptophan. Pada dasarnya flavor dapat dibedakan jadi tiga berdasarkan sumbernya yaitu alami, proses dan buatan. Yang alami contohnya senyawa terpene yang ada pada rempah-rempah. Pada proses fermentasi dihasilka...

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK 1 REAKSI-REAKSI ALDEHIDA DAN KETON Oleh AGUSTRI MANDA SARI : A1C117035 DOSEN PENGAMPU Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENGETAHUAN UNIVERSITAS JAMBI 2019 VIII .  Data Pengamatan 8.1 Uji Cermin Kaca, Tollens No Perlakuan Hasil 1 Tabung 1 berisi 1ml Tollens + 2 tetes Benzaldehid Tidak bereaksi 2 Tabung 2 berisi 1ml Tollens + 2 tetes Aseton Tidak bereaksi 3 Tabung 3 berisi 1ml Tollens + 2 tetes Sikloheksanon Tidak bereaksi 4 Tabung 4 berisi 1ml Tollens + 2 tetes Formalin Terbentuk cermin 5 Tabung 1 dipanaskan ± 5 menit Terbentuk cermin 6 Tabung 2 dipanaskan ± 10 menit Tidak bereaksi 7 Tabung 3 dipanaskan ± 10 menit Tidak bereaksi ...